Resmi Dikukuhkan, IKA PMII Merdeka Malang Bidik Penguatan Kaderisasi dan Kolaborasi Lintas Sektor

Jajaran Pengurus Ikatan Keluarga Alumni PMII Universitas Merdeka Malang periode 2026–2031.

MALANG – Jajaran Pengurus Ikatan Keluarga Alumni PMII Universitas Merdeka Malang (IKA PMII Merdeka) periode 2026–2031 resmi dikukuhkan. Agenda pengukuhan tersebut digelar di The Alana Hotel Malang, pada Jumat, 19 Juni 2026.

Ketua Umum terpilih IKA PMII Merdeka Malang, Muhammad Syifa’ul Khoiri menyampaikan bahwa acara pengukuhan ini bukan sekadar kegiatan seremonial organisasi semata. Menurutnya, momentum ini berjalan sebagai wadah konsolidasi sekaligus ajang silaturahmi bagi para alumni dari berbagai latar belakang profesi.

“Ini menjadi momentum konsolidasi kepada sahabat-sahabat alumni PMII Merdeka yang saat ini telah aktif di bidangnya masing-masing, seperti aktif di organisasi masyarakat, di pemerintahan, maupun di bidang usaha. Sekaligus, juga ajang silaturahmi dan penguatan terhadap jaringan,” kata Syifa’ul di Malang, Jumat (19/6/2026).

Selain memperkuat internal alumni, kepengurusan baru ini juga menempatkan fokus kerja pada aspek pendampingan kader aktif. Sebab, pengurus menilai perlunya strategi koordinasi yang baik agar pola pembinaan mahasiswa saat ini dapat berjalan selaras dengan kemajuan zaman.

“Proses kaderisasi saat ini dengan beberapa dekade lalu sangat jauh berbeda. Sehingga, kami juga punya tanggungjawab moral. Nantinya kami akan mengkolaborasikan dan berkoordinasi dengan kader-kader yang ada di Malang agar semangat organisasi tidak terkikis zaman,” ucapnya.

Menurutnya, langkah pendampingan ini dirancang untuk menjaga motivasi berorganisasi mahasiswa di lingkungan kampus. Melalui itulah, IKA PMII Merdeka berkomitmen mengalirkan semangat positif agar para kader di Malang mampu menangkap peluang kolaborasi di masa depan.

“Banyak kader PMII Unmer yang menjadi tokoh besar di panggung nasional. Semangat inilah yang akan kami tularkan kepada adik-adik penerus,” terangnya.

Di sisi lain, IKA PMII Merdeka juga menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung pembangunan di daerah, termasuk membuka pintu komunikasi yang luas dengan seluruh jajaran pemangku kebijakan.

“Pengurus berencana menjadwalkan ruang diskusi bersama Pemerintah Kota Malang dan DPRD Kota Malang. Dan di forum tersebut nantinya, kami akan memberikan sumbangsih pemikiran dan menyalurkan gagasan yang konstruktif demi kemajuan daerah,” tutupnya.