PAMEKASAN – Sebanyak 1788 qori dan qoriah mengikuti ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-29 Jawa Timur yang digelar di Kabupaten Pamekasan mulai tanggal 3-11 November 2021. Ribuan peserta itu tersebar dari 38 Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Timur
Ketua Panitia MTQ Jatim Heru Tjahjono mengatakan, sebanyak 1788 peserta itu meliputi qori’ dan qoriah yang akan berlomba di 7 cabang lomba dan 25 golongan. Tak hanya itu, Heru juga menyebut, terdapat 129 Dewan hakim yang berasal dari Kabupaten/kota di Jatim
“Semoga dengan adanya ajang MTQ ini, Pamekasan dan Jawa Timur bisa bangkit dari pandemi covid-19 dan ekonomi tumbuh berkembang yang bisa menyejahterakan masyarakat secara luas,” katanya, Rabu (3/11/2021) malam
Pria yang juga sebagai Plh Sekda Jatim ini mendoakan agar seluruh Dewan Hakim diberikan kesehatan. Hal itu dimaksudkan agar ajang MTQ Jatim berjalan dengan lancar tanpa kendala. Disisi lain, supaya bisa bekerja dengan profesional.
“Kita doakan bersama, semoga Dewan Hakim diberi kesehatan agar bisa memilih qori dan qoriah serta hafidz dan hafidzah terbaik tanpa ada tendensi apapun,” urainya
Lebih lanjut, Heru menjelaskan bahwa pergelaran MTQ ini disiapkan dengan matang, semua fasilitas sudah dilengkapi dengan teknologi (IT). “Yang perlu diapresiasi adalah, semua teknologi ini inisiasi putra/putri dari Jawa Timur,” jelasnya
“Kami menyampaikan terimakasih kepada ibu Gubernur Jatim yang telah memberikan restu dan kepercayaan atas terselenggaranya MTQ ini,” sambungnya
Tak hanya itu, kata dia panitia juga melaksanakan kegiatan yang digelar tahunan ini dengan protokol kesehatan ketat. Semua yang terlibat, baik Dewan hakim, peserta maupun official sudah memiliki sertifikat vaksin dan menyerahkan hasil swab antigen. Bahkan pemkab Pamekasan sudah menyediakan swab antigen gratis di pertengahan dan akhir acara
“Mohon kepada kafilah kabupaten/kota jangan pulang dulu sebelum nantinya sudah di swab antigen dan dinyatakan negatif,” pungkasnya
Reporter : Zy





