Piala Dunia U-20 Dinilai Perlu Bersinergi dengan UMKM untuk Tingkatkan Ekonomi

Anggota Komisi X DPR RI Desy Ratnasari. (Foto:Komisi X DPR RI)

JAKARTA – Momentum Piala Dunia FIFA U-20 pada 2023 mendatang diharapkan tak hanya sukses penyelenggaraan, tetapi juga sukses administrasi dan ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi X DPR RI Desy Ratnasari saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspik) Komisi X DPR RI ke Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring Sport City (JSC), Sumatera Selatan, Jumat (11/11/2022).

Desy mengatakan, pengelola Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, sebagai salah satu venue kegiatan tersebut dapat bersinergi dengan UMKM. Baik dalam pembuatan merchandise dan sebagainya.

“Sehingga pada saat penyelenggaraan banyak hal yang bisa terbantu serta bermanfaat secara nilai ekonomi untuk masyarakat sekitarnya, tidak hanya dalam konteks penyelenggaraan Piala Dunia U-20 saja,” ungkapnya dikutip laman resmi dpr ri, Minggu (13/11/2022)

Komisi X, tambahnya, memberikan perhatian penting kepada JSC terkait dengan pemeliharaan (maintenance) serta kemandirian dalam penyediaan anggaran. Jika ada infrastruktur yang dinyatakan tidak layak, ia akan menyampaikan hal itu kepada pemerintah untuk mendapatkan tambahan anggaran.

“Dalam konteks fungsi DPR lakukan pengawasan, kita akan sampaikan evaluasi kinerja pemerintah dalam men-support anggaran kepada venue yang bersifat nasional dan bahkan internasional yang pernah digunakan untuk Indonesia sebagai tuan rumah,” terang Politisi PAN itu.

Menanggapi itu, Direktur Utama JSC Palembang, Meina Paloh mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan sejumlah tahapan renovasi dan penambahan fasilitas di beberapa venue, khususnya di Stadion Gelora Sriwijaya itu sendiri. Bahkan, untuk mendukung pelaksanaan Piala Dunia U-20 ini, akan mengoptimalkan penggunaan delapan tower wisma atlet.
 
“Jakabaring Sport City cukup sering dijadikan sebagai tempat gelaran event olahraga, baik nasional bahkan internasional. Jadi memang tahap renovasi di sejumlah venue terus kami lakukan sejak 2020 lalu sebagai bentuk perawatan serta mengoptimalkan berbagai fasilitas lainnya yang memang sudah ada guna mendukung pelaksanaan piala dunia U-20,” terangnya.