Memukau! Teater Fataria Pentaskan “Kisah Cinta Hari Rabu”

Teater Fataria saat mementaskan "Kisah Cinta Hari Rabu" di Auditorium IAIN Madura, Sabtu (14/12/2024) malam. (Foto/Ideadaily)

PAMEKASAN – Teater Fataria menggelar pertunjukan teater di Auditorium Center IAIN Madura, pada Sabtu (14/12/2024) malam. Pertunjukan ini dalam rangka memperingati Dies Maulidiyah ke-33 dan Pentas Study Generasi XXXII.

Ketua Umum Teater Fataria Ach. Fauzan menyampaikan, pementasan teater ini merupakan wadah bagi anggota Teater Fataria. Salah satunya dengan mengasah kemampuan, baik dari segi keaktoran, artistik, lighting, penyutradaan, musik, dan lainnya.

“Semua aktor yang terlibat dalam pementasan ini adalah anggota baru Teater Fataria. Alhamdulillah berjalan dengan lancar,” ucap Fauzan usai acara.

Pementasan yang ditampilkan teater Fataria adalah “Kisah Cinta di Hari Rabu”, salah satu karya yang diadopsi dari Antom Chekov. Eliza Nur Priyani, yang menjadi sutradara dalam pementasan ini mengonsepnya sebagai drama realis dengan nuansa komedi.

Selain itu, dalam pertunjukannya juga, sang sutradara mengemasnya dengan kondisi sosial masyarakat yang ada di Madura, khususnya mengenai ambang batas menikah bagi kaum hawa.

Lakon yang dipentaskan anggota teater Fataria ini mendapat apresiasi serta berhasil membawa penonton dalam menikmati pertunjukan yang disajikan.

Menurut Eliza, sapaan akrabnya, pementasan yang dikemas dengan kondisi sosial masyarakat Madura ini cukup berpengaruh terhadap psikologi dari masing-masing aktor, termasuk yang digambarkan melalui karakter tokoh Ningsih (25), yang dipaksa segera menikah oleh keluarganya.

Bagi Ningsih, apapun yang terjadi dia harus segera menikah karena sudah didesak oleh keluarganya, dimana dalam pementasan, Ningsih memanfaatkan aplikasi untuk mencari jodoh.

“Dalam pertunjukan memang ada beberapa part yang diubah dari naskah aslinya, karena ini adaptasi. Namun tanpa menghilangkan maksud utama dari naskah aslinya,” jelas Eliza. (HB/red).