PAMEKASAN – Munculnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak mendorong beberapa pihak untuk melakukan upaya antisipasi, termasuk yang dilakukan petugas gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP, Dishub, BPBD serta Dinas terkait di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Jum’at (10/06) pagi
Adapun langkah antisipasi tersebut, petugas melakukan pengetatan di jalur keluar masuk Pamekasan, tepatnya di Pos Ambat, Jl. Raya Ambat, Desa Tlanakan. Setiap kendaraan yang mengangkut hewan ternak berupa sapi dan kambing, diperiksa dan dilakukan penyemprotan.
Serka Daufir selaku Anggota Kodim 0826 Pamekasan yang tergabung dalam tim tersebut mengatakan, pengecekan dilakukan untuk mencegah masuknya wabah PMK ke Pamekasan. Penyemprotan juga dilakukan agar kendaraan menjadi steril dan hewan ternak tidak menular kepada hewan ternak lain.
“Kita bersama petugas gabungan melakukan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan roda empat yang membawa hewan ternak seperti sapi dan kambing yang datang dari luar Kabupaten maupun Provinsi,” ujarnya
Tak hanya itu, Serka Daufir menambahkan bahwa petugas juga melakukan upaya antisipasi dengan memberikan himbauan kepada pedagang dan pemilik sapi agar segera melaporkan kepada Babinsa, Babinkamtibmas maupun petugas kesehatan jika hewan ternaknya kurang sehat.
“Semoga penyakit PMK dapat segera berlalu sehingga masyarakat tidak resah. Apalagi akan memasuki Idul Adha, dimana akan banyak hewan yang akan dijadikan qurban,” pungkasnya. (Zy)




