PAMEKASAN – KH. Kholilurrahman belum banyak berkomentar ihwal dorongan untuk kembali maju dalam bursa pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Pamekasan tahun 2024.
Hingga saat ini, Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Matsaratul Huda Panempan Pamekasan itu, belum memberikan jawaban atas dukungan dan permintaan kepadanya untuk berkontestasi di Pilkada 2024 tersebut.
Mantan Bupati Kabupaten Pamekasan periode 2008-2013 ini mengaku, aspirasi untuk meminta dirinya maju di Pilkada 2024 memang terus bergulir. Baik dari tokoh, pengusaha, dan lainnya.
Namun, dia tak merinci siapa-siapa yang mendorongnya untuk maju di Pilkada 2024 itu. Pun, sampai saat ini, dia mengaku masih belum memikirkan lebih jauh, apalagi melangkah.
“Kita melihat dulu kebulatan tekad masyarakat, termasuk kebulatan tekad para tokoh-tokoh. Karena terus terang, saya kok rasanya pantang ya untuk meminta jabatan,” katanya saat diwawancara media, Rabu (6/3/2024).
Mantan anggota DPR RI periode 2014-2019 ini mengaku bakal melihat dulu dinamika politik yang terjadi di Kabupaten Pamekasan. Termasuk, apakah aspirasi itu semakin menguat atau tidak nantinya.
“Kita melihat apakah aspirasi itu semakin mengkristal atau tidak. Kalau semakin mengkristal dan bahkan ketika aspirasi mencapai 85 persen, saya menganggap bahwa itu sudah wajib hukumnya untuk saya mengabulkan dan mempertimbangkan aspirasi mereka,” katanya.
“Makanya kita lihat dulu. Ketika simpul-simpul dari beliau-beliau itu sudah bulat. Baru kita akan membicarakan langkah-langkah berikutnya bagaimana,” tambahnya.
KH Kholilurrahman menegaskan bahwa dirinya memang tak terlalu fokus memikirkan hal itu. Sebab, dia juga legowo dan bakal mendorong apabila nantinya masih ada tokoh-tokoh lain di Kabupaten Pamekasan yang maju di Pilkada 2024.
“Tentunya, calon yang bisa membawa Kabupaten Pamekasan menuju ke arah yang lebih baik, yang bisa membawa Kabupaten Pamekasan menjadi rujukan Kabupaten/Kota lain,” tutupnya.





