Yudisium ke-2 STIDAR Sumenep, Mahasiswa Diminta Terapkan Ilmu dengan Baik

SUMENEP – Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Raudlatul Iman (STIDAR) Sumenep menggelar Yudisium ke-2 di Hall Ibrahimi Green Campus, Kamis (05/01/2022).

Yudisium ini diikuti puluhan mahasiswa pendidikan strata satu (S1), meliputi program studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) dan prodi Bimbingan Dan Konseling Islam (BKI).

Hadir langsung Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Raudlatul Iman, Ketua Umum YASPIRI, Ketua Senat, Ketua STIDAR serta para civitas akademika.

Ketua STIDAR Sumenep, K.Junaidi mengucapkan terimakasih atas dedikasi para civitas akademika yang telah mengabdikan diri di kampus hijau tersebut. Mengingat untuk menggelar kegiatan Yudisium ini telah melalui proses perjuangan yang panjang.

“Alhamdulillah, saat yang dinantikan oleh saudara-saudara (yudisium), hari ini sudah terjadi. Sekalipun waktunya ini agak lambat dari jadwal semula karena sedikit ada hambatan dan masalah yang kita hadapi. Selamat kepada para mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus,” ujarnya saat sambutan

Sementara Ketua Yaspiri, K Sahli Hamid mengatakan, setelah lulus dari STIDAR, mahasiswa diminta untuk menerapkan keilmuannya dengan baik.

Keilmuan yang diperoleh mahasiswa diharapkan selalu berbanding lurus dengan kecakapan yang lain, seperti kecakapan emosional, kecakapan spiritual, kecakapan sosial dan finansial.

“Itu yang saya harapkan dari sarjana STIDAR. Saat ini kita saksikan seperti pernyataan ulama bahwa ilmu atau kepandaian sering disalahgunakan. Masyarakat kita tidak disedikit dirusak oleh orang-orang pintar.” katanya. (Hf)