Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kabupaten Pamekasan, rupanya memiliki inkubasi atlet berprestasi di Pamekasan. Inkubasi tersebut, merupakan wadah yang dibentuk Koni Pamekasan, dalam rangka pembibitan atlet berprestasi di Pamekasan.
Menurut Ketua Umum Koni Pamekasan Lukman Al-Hakim, inkubasi atlet berprestasi tersebut bernama Badan Pengendalian Pemusatan Latihan Kabupaten (BP Puslatkab). Wadah tersebut, berfungsi melakukan perencanaan, pelaksanaan pembibitan dan peningkatan prestasi, pengendalian hingga fungsi evaluasi prestasi atlet.
“Alhamdulillah, Koni Pamekasan sudah punya inkubasi atlet berprestasi. Kami kasih wadah BP Puslatkab,” Ungkap pria yang juga menjabat Ketua Forum KBIH Pamekasan, saat memberi sambutan dalam sidang pleno pengurus Koni 2019, Rabu, (27/03), malam.
Lukman menambahkan, inkubasi atlet prestasi didirikan sejak Maret 2018 hingga saat ini, sudah banyak melahirkan atlet berprestasi.
“Sejak inkubasi atlet berprestasi Pamekasan didirikan, ada tren peningkatan prestasi atlet di masing-masing cabor anggota Koni. Sebab, BP Puslatkab juga memiliki peran, untuk mendorong atlet cabor mengikuti kegiatan peningkatan kualitas atlet,”ungkapnya.
Namun demikian kata Lukman, ada beberapa cabor anggota Koni Pamekasan, hingga saat ini belum menghasilkan atlet berstandart. Konsekoensinya kata Lukman, pagu anggaran cabor akan dikurangi. Sebagaimana, arahan yang sudah disampaikan dirinya kepada cabor.
“Saya akui ada beberapa cabor, sekalipun kami sudah membentuk inkubasi atlet berprestasi, belum berhasil menghasilkan atlet bertandart. Jika cabor lain sudah membuat lompatan-lompatan prestasi. Ada sebagian cabor yang masih stagnan. Namun, kami tetap optimis mereka akan tergugah untuk mengejar lompatan prestasi, karena Koni memiliki target kepada cabor yang harus cabor,”urainya.
Masih menurut Lukman, Koni Pamekasan memiliki tugas berat yang harus didukung oleh masyarakat Pamekasan. Tugas tersebut yakni peningkatan rangking dalam poprov 2019, yang akan berlangsung di Gersik.






Berikan Balasan